Gereja HSPMTB, Tangerang 2 Oktober Semua orang mau sehat………Dengan badan yang sehat kita dapat melakukan aktivitas kehidupan lebih baik. Badan sehat akan dipengaruhi oleh asupan makan ke dalam tubuh kita, baik jenis, volume dan kualitas makanannya. Memberi pengetahuan tentang hal ini kepada umat paroki kita adalah salah satu upaya Seksi Kesehatan Paroki HSPMTB dalam rangka perbaikan kesehatan tubuh.
Workshop dilangsungkan di Aula St. Maria, Lantai III. Acara dibuka oleh Romo Herman, Romo Pendamping Seksi Kesehatan. dr. Kiki sebagai pimpinan Sub Seksi Kesehatan untuk Pendidikan Kesehatan tetap setia berperan sebagai tuan rumah dalam acara ini. Sesuai yang direncanakan, batasan penerimaan peserta hanya 50 orang untuk acara ini karena terbatasan alat memasak dan bahan-bahan untuk dimasak.
Acara ini dibantu oleh salah seorang anggota Seksi Kesehatan, Ignatius Zaldy, yang mempunyai usaha Catering Organik MyMeals dan telah melayani lebih dari 1000 pelanggan yang berkebutuhan khusus dengan desain menu yang disesuaikan kebutuhan individu. Zaldy mengikutsertakan crew nya, mulai dari chef (tukang masak profesional), ahli gizi, dan staf lainnya untuk mengajari para peserta memasak dengan menu dan cara yang menghasilkan makanan sehat.
Zaldy didampingi oleh ahli gizi MyMeals, Ibu Berty Wilza, ahli gizi menjelaskan tentang makanan yang sehat. Penjelasan dimulai dengan kutipan dari Hippocrates yaitu “Kesehatan adalah Harta yang paling berharga, jadikan makananmu sebagai obatmu.” Kemudian dilanjutkan dengan menu makan yang berimbang.
Bagaimana Memulai Makan Sehat? Dijelaskan pertanyaan ini dengan “Makanlah beragam dan beraneka buah dan sayur yang berwarna-warni layaknya Pelangi!. Semakin warna warni semakin baik. Berikut ini contoh Pelangi Buah dan Sayur:
Lemak adalah salah satu sumber energi utama untuk tubuh. Bila lemak terlalu banyak : buruk untuk sistem peredaran darah dan akan meningkatkan kolesterol darah yang sangat berbahaya untuk kesehatan jantung. Sebagaimana kita tahu bila ada penyumbatan dalam saluran darah, akan berakibat buruk terhadap kesehatan kita (dapat mengalami “stroke” dll.)
Diabetes Militus. Sebagai pengetahuan awam mengenai penyakit Diabetes Militus atau yang sering dikenal masyarakat dengan penyakit gula atau kencing manis, adalah suatu penyakit yang disebakan kadar glukosa dalam darah TINGGI karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin secara efektif. Gejala dan tanda diabetes adalah sering merasa haus, sering kencing terutama malam hari, pandangan mengabur, penurunan BB, sering merasa lelah. Kulit terasa kering, sering menderita sariawan atau infeksi yg sulit sembuh, mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki, mual & muntah.
Menu untuk penyakit dibetes yang perlu diperhatikan adalah 3J : JENIS, JUMLAH, JADWAL. Poliklinik Paroki kita siap melayani apabila ada memerlukan.
Pilihlah makanan yang “LOW GI” (glycemic Index), angka yang menunjukkan seberapa besar efek makanan tersebut dalam meningkatkan gula darah setelah dikonsumsi. Kurangilah porsi makan yang tinggi GI. Makan buah dan sayuran, kurangi konsumsi gula/makanan yang mengandung gula. Mengkonsumsi beras tumbuk lebih baik daripada beras putih, beras merah lebih baik. Atur jadwal makan secara teratur tiga kali sehari. Jadwal yang dianjurkan: makan pagi (07.00 – 08.00), selingan pagi (09.00 – 10.00), makan siang (12.00 – 13.00), selingan siang (15.00 – 16.00), makan malam (18.00 – 19.00). Tidur yang teratur juga berkaitan erat dengan jadwal makan dan sistim pencernaan tubuh. Sebaiknya TIDUR TERATUR selama 7 – 8 jam sehari dan sebaiknya sudah terlelap sebelum tengah malam.
Praktek memasak adalah sesi yang paling menyenangkan, semua membantu secara gotong royong mempersiapkan makanan. Peserta dibagi dalam 4 kelompok masak dengan menu sehat yang berbeda. Chef mengajarkan bagaimana memasak yang baik agar vitamin dalam sayuran tidak hilang, daging yang dimasak namun tidak terbuang protein dan zat lainnya dan menggunakan bumbu masak yang sehat. Semua senang dan acara makan siang dinikmati dengan hasil masakan sendiri.
Akhirnya pilihan jenis makanan, jumlah makanan dan jadwal kapan kita makan tergantung dari kita sendiri, sebaiknya dilakukan secara teratur sehingga ada pola makan yang baik dan jadwal yang baik dalam satu siklus sehari yang akan membuat tubuh kita menjadi sehat.
Disarikan dari bahan presentasi
dan dituliskan oleh
T. Erita Nurhalim, Seksi Kesehatan




Komentar Terakhir